Kucing, Cat Lovers - Sejarah Kucing, Ciri, Perkembangbiakan, Sifat dan Karakteristik Kucing


 
 TAHUKAH KAMU ?

Kucing adalah salah satu hewan mamalia karnivora yang berasal dari keluarga Felidae, Falidae adalah salah satu familia atau keluarga dalam kingdom animalia. Habitat kucing terdapat di darat terkadang kucing bisa berbaur dengan manusia sebagai peliharaan namun bisa juga hidup secara liar sehingga dikenal dengan sebutan kucing hutan.

 

Sejarah Kucing

Berdasarkan sejarah, kucing telah berbaur dengan manusia sejak 6.000 tahun SM. Hal  ini dibuktikan dengan ditemukannya kerangka kucing di Pulau Siprus atau sebuah negara yang terletak di Laut Tengah bagian Timur. Sementara itu, ada juga penelitian yang menyatakan pada tahun 3.500 SM orang-orang Mesir telah memanfaatkan kucing untuk mengusir hewan pengerat pengganggu di area lumbung padi.

 

 

Kucing dengan garis keturunan murni tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau pure breed, seperti Persia, Maine Coon, British Shorthair, Anggora, dan lain sebagainya. Selain kucing pure breed ada juga kucing lokal atau kucing kampung yang merupakan hewan karnivora kecil yang termasuk dalam golongan hewan mamalia crepuscular.

Kucing lokal di Indonesia dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu kucing yang hidup didalam rumah karena dipelihara oleh manusia dan kucing yang hidup secara liar. Biasanya, kucing lokal yang hidup liar lebih banyak ditemukan di tempat-tempat umum seperti pasar, jalanan, ataupun tempat wisata.

 

Ciri Khas Kucing 

Sebagai salah satu mamalia yang populer dijadikan hewan peliharaan dirumah, adapun kucing yang memiliki beberapa ciri khas sebagai berikut:

1. Warna Mata

Keindahan mata kucing sangat menghipnotis, terlebih mata tersebut menambah kesan lucu pada kucing. Namun, apakah kita tahu bahwa mata kucing berbeda-beda. Setiap warna mata kucing menjadi simbol dari sifat yang dimilikinya, sekalipun warna mata kucing tersebut adalah hal yang alamiah.

2. Hidung

Pada beberapa ras tertentu bentuk hidung kucing bisa dibedakan berdasarkan jenisnya, misalnya Persia mempunyai bentuk hidung datar atau flat. Sementara ras lainnya ada yang memiliki hidung yang tinggi atau mancung, contohnya adalah kucing Balinese. Hidung kucing memiliki bentuk yang sangat beragam, mulai dari datar atau pesek, pendek, sedang, hingga mancung.

3. Bulu

Menurut para ahli, sumber warna bulu kucing berasal dari kadar melanin. Salah satu ciri khas kucing yang menjadikannya berbeda dibandingkan hewan lain adalah bulu, warna bulu pada setiap kucing juga tergantung dari banyaknya gen pada kromosom yang membentuknya.

4. Kepala

Umumnya, bentuk kepala kucing dipengaruhi oleh ras kucing itu sendiri seperti kucing kampung yang memiliki bentuk kepala yang cenderung kecil dan sedikit lebih lonjong dibanding jenis kucing lainnya.

5. Ekor

Seperti kepala, bentuk ekor kucing juga cukup beragam mulai dari ukuran ekor panjang, menengah, pendek, hingga tak memiliki ekor sama sekali.

 

Perkembangbiakan Kucing

Kucing adalah salah satu jenis hewan mamalia yang berkembangbiak dengan cara melahirkan atau disebut juga sebagai vivipar. Kucing mengalami masa kehamilan sekitar 63 hari, induk kucing dapat mengandung lebih dari empat bayi kucing sebab jenis rahim kucing memiliki bentuk yang unik dengan empat bagian yang berbeda. Anak kucing yang dilahirkan umumnya dalam kondisi buta dan tuli sehingga kondisi ini akan berubah saat anak kucing berusia 8 - 10 hari.

Induk kucing akan menyapih anaknya diusia 6 - 7 minggu, sedangkan kematangan seksual kucing biasanya terjadi di usia 8 - 15 bulan. Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 kg hingga 7kg namun, ada beberapa kasus seekor kucing dengan bobot mencapai 23kg karena pemberian makanan secara berlebihan. Padahal, memberi makan kucing sembarangan sangat tidak dianjurkan karena akan mempengaruhi kesehatan kucing.

 

Sifat dan Karakteristik Kucing

Jika kita amati, kucing memiliki sifat dan karakteristik yang menggemaskan sehingga binatang ini disukai oleh banyak orang. Bagi para pecinta kucing, tentu tingkah laku hewan lucu ini bisa menjadi sarana untuk memahami keinginan mereka. Nah, berikut ini adalah beberapa tingkah laku atau perilaku kucing yang perlu kita pahami yaitu:

 1. Mendengkur

Hampir semua kucing lebih sering mengeluarkan suara dengkuran, kucing biasanya mendengkur ketika merasa santai. Namun, suara tersebut juga dikeluarkan untuk menenangkan diri ketika merasa stres atau terluka. Tetapi tidak banyak orang memahaminya, dengkuran kucing memiliki banyak arti seperti mereka juga mengeluarkan suara dengkuran kepeda pemiliknya jika sedang menginginkan sesuatu.

2. Menggerakkan Ekor

Kucing yang menggerakan ekornya bukan berarti mereka merasa senang atau gembira namun sebaliknya, gerakan ekor kucing mengartikan bahwa kucing sedang frustasi atau kesal. Ketika ekornya bergerak semakin keras, menandakan kucing sedang memberikan sinyal peringatan bahwa mereka tidak menyukai apa yang pemiliknya sedang lakukan dan memintanya untuk berhenti.

3. Mencakar Perabotan 

Faktanya, tidak jarang pemilik kucing merasa kesal karena kucingnya yang mencakar perabotan terutama sofa dan meja. Mencakar merupakan cara kucing untuk merawat kukunya agar tetap tajam  dan menimbulkan perasaan senang pada kucing. Selain itu, mencakar juga bagian dari menandai wilayah tersebut sebagai miliknya.

4. Memperlihatkan Perutnya 

Kucing yang menunjukkan perutnya tanda kepercayaan kucing kepada kita. Namun, ketika kamu membelai perutnya kucing membalikan perutnya kembali serta menepuk atau menggigit tanganmu. Faktanya, kucing hanya ingin berkomunikasi dengan menunjukkan perutnya bukan meminta untuk dibelai.

5. Mengeong

Apabila Si Mpus mengeluarkan suara lebih banyak dari pada biasaya, bisa jadi terdapat masalah pada tubuhnya. Setiap suara mengeong yang dikeluarkan kucing memiliki makna yang berbeda seperti, anak kucing yang mengeluarkan suara mengeong untuk berkomunikasi dengan induknya. Sedangkan kucing dewasa mengeong sebagai sarana komunikasi dengan manusia untuk menyampaikan kebutuhannya  seperti, merasa lapar, bosan, takut, atau sakit.


 


  

Komentar